Selasa, 25 Agustus 2020

Cara Cepat Memahami Pelajaran

 


Lakukan yang terbaik, bersikaplah yang baik maka kau akan menjadi orang yang terbaik.

 

Dalam proses pembelajaran tidak seterusnya peserta didik akan berhasil, banyak sekali hal-hal yang dapat mengakibatkan munculnya kesulitan belajar serta terjadinya kegagalan yang dialami peserta didik. Gejala kesulitan belajar tersebut akan tampak jelas di saat peserta didik kelihatan lemah, malas, tidak kreatif, tidak menguasai bahan yang telah disampaikan oleh guru, dan akhirnya selalu ragu-ragu dalam mengerjakan tugas.

Membicarakan tentang penyebab sebenarnya banyak sekali. Ketika kamu berhasil mengetahui akar masalah dari kesulitan mereka dalam memahami materi pelajaran, baru kamu dapat mencari cara mengatasinya. Dibawah ini merupakan factor-faktor pemicu yang umum dari situasi demikian:

1.      Stress Akibat Target yang Ditetapkan

Biasanya, target pembelajaran yang harus dicapai diluar batas kemampuannya sehingga anak kurang memahami pelajaran dan justru menjadi semakin stress.

2.      Ketakutan untuk Jujur

Siswa cenderung tidak mengakui kalau ia terlambat dalam memahami suatu materi, entah merasa malu untuk bertanya atau apa, ia tetap berpura-pura paham dan tetap mengikuti kelas. Padahal, semakin hari materi yang diberikan kian bertambah dan biasanya berkesinambungan satu sama lain. jika dia gagal memahami materi ditengah-tengah maka dia akan ketinggalan pelajaran.

Selama sebulan lebih, siswa melaksanakan pembelajaran jarak jauh karena pandemi virus corona atau Covid-19. Agar pembelajaran yang dilakukan dari rumah menyenangkan dan gampang memahami pelajara, ada 6 tips yang dikembangkan Program PINTAR Tanoto Foundation :

1.      Motivasi diri

Ciptakan motivasi untuk belajar dengan cara berikut:

Buat perjanjian dengan diri sendiri kalau kamu baru bisa melakukan aktivitas favoritmu (seperti nonton, jalan-jalan, main game) setelah semua target belajar tercapai. Jangan melakukan aktivitas favoritmu sebelum tugas yang diberikan guru selesai. Ini akan membuat kalian semangat untuk mengerjakan tugas.

Tulis dan pajang pepatah motivasi favorit kamu di dekat meja belajar atau ditempel didinding kamarmu. Kamu juga bisa minta bantuan dari keluarga atau teman-temanmu untuk mengingatkan kamu.

2.      Atur waktu

Pergunakan waktu belajarmu dengan efektif dengan teknik Pomodoro berikut. Tentukan target harian dan jam belajar kamu setiap paginya. Buat daftar tugas dan komunikasikan jadwal belajar kamu kepada keluarga atau temanmu supaya bisa ikut memonitor dan membantu kamu.

Mulailah bekerja dengan mengikuti teknik mengatur waktu Pomodoro berikut: Buat daftar tugas yang harus dikerjakan Kerjakan tugas selama 25 menit Centang daftar tugas yang sudah terlaksana Istirahatlah selama 5 menit Kembali bekerja selama 25 menit + 5 menit istirahat. Ini adalah satu kegiatan Pomodoro Setelah melaksanakan teknik 4 Pomodoro, lakukan istirahat panjang (30 menit). Setelah semua tugas di daftarmu selesai, lakukan aktivitas lain untuk pengembangan diri kamu.

3.      Mengerjakan tugas dan hobi

Pastikan kamu dapat mengerjakan tugas yang diberikan dengan tepat dengan langkah berikut: Baca penugasan dari guru dengan teliti. Jika belum mengerti, bertanyalah kepada guru atau teman kamu melalui aplikasi chat, SMS, atau telepon. Untuk pembelajaran daring, pastikan kamu sudah menyiapkan HP atau laptop, koneksi internet yang stabil, kuota yang cukup, dan aplikasi belajar yang dibutuhkan. Untuk pembelajaran berbasis proyek, pastikan alat dan bahannya sudah tersedia di rumahmu.

Jika ada kendala, langsung laporkan ke orangtua, guru, atau komunikasikan kepada teman. Setelah selesai, laporkan atau kirimkan hasil kerjamu kepada guru dan orangtuamu. Supaya tidak bosan, setelah mengerjakan tugas sekolah, kamu bisa menyegarkan diri dengan berolahraga, memasak, atau melakukan aktivitas favoritmu.

4.      Tanya orang

Meskipun tidak bertemu langsung, bukan berarti kamu tidak berinteraksi dengan orang lain. Kamu bisa tetap berkomunikasi dengan orang-orang terdekatmu untuk membantu proses belajarmu dan memastikan kamu tahu apa yang terjadi di sekelilingmu.

Orangtua: kamu bisa berdiskusi tentang proyekmu atau isu-isu terkini.

Guru: kamu bisa bertanya tentang tugas atau meminta masukan atas hasil tugas yang dikerjakan.

Teman-teman sekelas: kamu bisa saling memberi kabar, berdiskusi tentang tugas dan isu-isu terkini. 

Website sumber belajar dan platform berita: kamu bisa mencari referensi tugas dan membaca berita-berita 

terkini.

5.      Ulang materinya lagi

Mengerjakan tugas saja kadang tidak cukup untuk memahami materi pembelajaran. Cara berikut bisa kamu coba untuk benar-benar memahami pelajaran dengan mengulang materinya kembali. Nonton video-video pembelajaran online. Diskusikan materi yang dipelajari dengan teman-teman kamu di group chat. Buat rangkuman atau peta konsep materi tersebut yang dapat membantu kamu mengulang kembali materi tersebut di masa depan. Kerjakan soal-soal tambahan kalau kamu butuh tantangan lebih.

6.      Lanjutkan dan perbaiki

Setelah mencoba strategi belajar ini, renungkan kembali apakah pola ini berhasil bagi kamu: Jika sudah berhasil, bagaimana supaya lebih optimal? Jika belum berhasil, kira-kira faktor apa yang menjadi alasannya? Bagaimana cara memperbaikinya?

Yang paling penting supaya kita cepat paham dan tidak mudah bosan pada suatu pelajaran yaitu “sukai pelajaran tersebut”. Jika kita menyukai suatu pelajaran maka kita tidak akan mudah bosan, bahkan kita akan selalu ingin dan ingin mempelajari mata pelajaran itu sampai kita bisa.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar