Lakukan yang terbaik, bersikaplah
yang baik maka kau akan menjadi orang yang terbaik.
Dalam proses pembelajaran tidak seterusnya
peserta didik akan berhasil, banyak sekali hal-hal yang dapat mengakibatkan
munculnya kesulitan belajar serta terjadinya kegagalan yang dialami peserta
didik. Gejala kesulitan belajar tersebut akan tampak jelas di saat peserta
didik kelihatan lemah, malas, tidak kreatif, tidak menguasai bahan yang telah
disampaikan oleh guru, dan akhirnya selalu ragu-ragu dalam mengerjakan tugas.
Membicarakan tentang penyebab sebenarnya banyak
sekali. Ketika kamu berhasil mengetahui akar masalah dari kesulitan mereka
dalam memahami materi pelajaran, baru kamu dapat mencari cara mengatasinya.
Dibawah ini merupakan factor-faktor pemicu yang umum dari situasi demikian:
1. Stress
Akibat Target yang Ditetapkan
Biasanya, target pembelajaran
yang harus dicapai diluar batas kemampuannya sehingga anak kurang memahami
pelajaran dan justru menjadi semakin stress.
2. Ketakutan
untuk Jujur
Siswa cenderung tidak
mengakui kalau ia terlambat dalam memahami suatu materi, entah merasa malu
untuk bertanya atau apa, ia tetap berpura-pura paham dan tetap mengikuti kelas.
Padahal, semakin hari materi yang diberikan kian bertambah dan biasanya
berkesinambungan satu sama lain. jika dia gagal memahami materi ditengah-tengah
maka dia akan ketinggalan pelajaran.
Selama sebulan lebih, siswa melaksanakan
pembelajaran jarak jauh karena pandemi virus corona atau Covid-19. Agar
pembelajaran yang dilakukan dari rumah menyenangkan dan gampang memahami
pelajara, ada 6 tips yang dikembangkan Program PINTAR Tanoto Foundation :
1. Motivasi
diri
Ciptakan motivasi untuk
belajar dengan cara berikut:
Buat perjanjian dengan diri
sendiri kalau kamu baru bisa melakukan aktivitas favoritmu (seperti nonton,
jalan-jalan, main game) setelah semua target belajar tercapai. Jangan melakukan
aktivitas favoritmu sebelum tugas yang diberikan guru selesai. Ini akan membuat
kalian semangat untuk mengerjakan tugas.
Tulis dan pajang pepatah
motivasi favorit kamu di dekat meja belajar atau ditempel didinding kamarmu.
Kamu juga bisa minta bantuan dari keluarga atau teman-temanmu untuk
mengingatkan kamu.
2. Atur
waktu
Pergunakan waktu belajarmu
dengan efektif dengan teknik Pomodoro berikut. Tentukan target harian dan jam
belajar kamu setiap paginya. Buat daftar tugas dan komunikasikan jadwal belajar
kamu kepada keluarga atau temanmu supaya bisa ikut memonitor dan membantu kamu.
Mulailah bekerja dengan
mengikuti teknik mengatur waktu Pomodoro berikut: Buat daftar tugas yang harus
dikerjakan Kerjakan tugas selama 25 menit Centang daftar tugas yang sudah
terlaksana Istirahatlah selama 5 menit Kembali bekerja selama 25 menit + 5
menit istirahat. Ini adalah satu kegiatan Pomodoro Setelah melaksanakan teknik
4 Pomodoro, lakukan istirahat panjang (30 menit). Setelah semua tugas di
daftarmu selesai, lakukan aktivitas lain untuk pengembangan diri kamu.
3. Mengerjakan
tugas dan hobi
Pastikan kamu dapat
mengerjakan tugas yang diberikan dengan tepat dengan langkah berikut: Baca
penugasan dari guru dengan teliti. Jika belum mengerti, bertanyalah kepada
guru atau teman kamu melalui aplikasi chat, SMS, atau telepon. Untuk
pembelajaran daring, pastikan kamu sudah menyiapkan HP atau laptop, koneksi
internet yang stabil, kuota yang cukup, dan aplikasi belajar yang dibutuhkan.
Untuk pembelajaran berbasis proyek, pastikan alat dan bahannya sudah tersedia
di rumahmu.
Jika ada kendala, langsung
laporkan ke orangtua, guru, atau komunikasikan kepada teman. Setelah selesai,
laporkan atau kirimkan hasil kerjamu kepada guru dan orangtuamu. Supaya tidak
bosan, setelah mengerjakan tugas sekolah, kamu bisa menyegarkan diri dengan
berolahraga, memasak, atau melakukan aktivitas favoritmu.
4. Tanya
orang
Meskipun tidak bertemu
langsung, bukan berarti kamu tidak berinteraksi dengan orang lain. Kamu bisa
tetap berkomunikasi dengan orang-orang terdekatmu untuk membantu proses
belajarmu dan memastikan kamu tahu apa yang terjadi di sekelilingmu.
Orangtua: kamu bisa
berdiskusi tentang proyekmu atau isu-isu terkini.
Guru: kamu bisa bertanya
tentang tugas atau meminta masukan atas hasil tugas yang dikerjakan.
Teman-teman sekelas: kamu
bisa saling memberi kabar, berdiskusi tentang tugas dan isu-isu terkini.
Website sumber belajar dan
platform berita: kamu bisa mencari referensi tugas dan membaca
berita-berita
terkini.
5. Ulang
materinya lagi
Mengerjakan tugas saja kadang
tidak cukup untuk memahami materi pembelajaran. Cara berikut bisa kamu coba
untuk benar-benar memahami pelajaran dengan mengulang materinya kembali. Nonton
video-video pembelajaran online. Diskusikan materi yang dipelajari dengan
teman-teman kamu di group chat. Buat rangkuman atau peta konsep materi tersebut
yang dapat membantu kamu mengulang kembali materi tersebut di masa depan.
Kerjakan soal-soal tambahan kalau kamu butuh tantangan lebih.
6. Lanjutkan
dan perbaiki
Setelah mencoba strategi
belajar ini, renungkan kembali apakah pola ini berhasil bagi kamu: Jika sudah
berhasil, bagaimana supaya lebih optimal? Jika belum berhasil, kira-kira faktor
apa yang menjadi alasannya? Bagaimana cara memperbaikinya?
Yang paling penting supaya kita cepat paham dan
tidak mudah bosan pada suatu pelajaran yaitu “sukai pelajaran tersebut”. Jika
kita menyukai suatu pelajaran maka kita tidak akan mudah bosan, bahkan kita
akan selalu ingin dan ingin mempelajari mata pelajaran itu sampai kita bisa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar