Secara
etimologis kata etika sangat dekat dengan moral. Etika berasal dari bahasa
yunani “ETHOS” artinya adat kebiasaan. Adapun moral berasal dari bahasa latin
“MOS” yang juga mengandung arti adat kebiasaan.
Menurut
Bertens (1984:4) mengartikan etika sebagai ilmu yang mempelajari adat
kebiasaan, termasuk di dalamnya moral yang mengandung nilai dan norma yang
menjadi pegangan hidup seseorang atau sekelompok orang bagi pengaturan tingkah
lakunya. Dalam kaitannya dengan budi pekerti, etika membahasnya sebagai
kesadaran seseorang untuk membuat pertimbangan moral yang rasional mengenai
kewajiban memutuskan pilihan yang terbaik dalam menghadapi masalah nyata.
Keputusan yang diambil seseorang wajib dapat dipertanggungjawabkan secara moral
terhadap diri dan lingkungannya.
A.
Dasar
Pengintegrasian Pendidikan Budi Pekerti/Etika
Pendidikan budi
pekerti terintegrasi dalam seluruh mata pelajaran terutama pada pendidikan
agama dan pendidikan kewarganegaraan. Pada saat ini, pendidikan budi pekerti
makin diperjelas wujudnya, yaitu dengan:
1.
Penerapan
pendidikan bukan hanya pada ranah kognitif saja, melainkan harus berdampak
positif terhadap ranah afektif yang berupasikap dan perilaku peserta didik
dalam kehidupan sehari-hari
2.
Penerapan
pengintegrasian budi pekerti dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan,
pengkondisian lingkungan dan kegiatan-kegiatan spontan serta kegiatan
terprogram.
3.
Pengembangan
nilai-nilai budi pekerti sesuai dengan kondisi peserta didik dan perkembangan
masyarakat.
B.
Nilai-Nilai
Budi Pekerti
Nilai-nilai
budi pekerti dibawah ini merupakan uraian berbagai perilaku dasar dan sikap
yang diharapkan dimiliki peserta didik sebagai dasar dalam pembentukan
pribadinya.
|
NILAI BUDI
PEKERTI
|
DESKRIPSI
|
CONTOH
PERILAKU
|
|
1.
Mentaati
aturan agama
2.
Tumbuhnya
disiplin diri
3.
Memiliki rasa
tanggungjawab
4.
Memiliki rasa
keterbukaan
5.
Memiliki
kebersamaan dan gotong royong
6.
Memiliki tata krama dan
sopan santun
7.
Menumbuhkan
kejujuran
|
1.
Yaitu sikap
dan perilaku yang mencerminkan kepatuhan, tidak ingkar dan taat menjalankan
perintah serta menghindari larangan agama
2.
Yaitu sikap
dan perilaku sebagai cerminan dari ketaatan, kepatuhan, ketertiban,
kesetiaan, ketelitian, dan keteraturan perilaku seseorang terhadap norma dan
aturan yang berlaku
3.
Yaitu sikap
dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya yang
seharusnya ia lakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alami,
sosial dan budaya) Negara dan Tuhan Yang Maha Esa
4.
Yaitu sikap
dan perilaku seseorang yang mencerminkan adanya keterusterangan terhadap apa
yang dipikirkan, diinginkan, diketahui dan kesediaan menerima saran serta
kritik dari orang tua
5.
Yaitu sikap
dan perilaku seseorang yang mencerminkan adanya kesadaran dan kemauan untuk
bersama-sama, saling membantu dan saling member tanpa pamrih
6.
Yaitu
sikap dan perilaku sopan santun dalam bertindak dan bertutur kata terhadap
orang tanpa menyinggung/menyakiti serta menghargai tata cara yang berlaku
sesuai dengan norma, budaya dan adat istiadat.
7.
Yaitu
sikap dan perilaku untuk bertindak dengan sesungguhnya dan apa adanya, tidak
berbohong, tidak dibuat buat, tidak ditambah dan tidak dikurangi serta tidak
menyembunyikan kebenaran.
|
1.
Menjalankan
shalat setiap waktu dengan tertib
2.
Mentaati tata
tertib sekolah
3.
Mengerjakan
PR yang diberikan guru setiap selesai pelajaran
4.
Mengakui
kelemahan yang dimiliki dengan tidak malu-malu (terus terang)
5.
Menolong teman yang kesusahan
6.
Menyapa dengan tutur kata baik pada orang yang lebih tua, sesama
maupun yang lebih mudah
7.
Tidak membohongi diri sendiri
|
C.
ETIKA DALAM BEKERJA
Di
dunia ini diatur oleh suatu aturan agar pergerakan yang terjadi didalamnya
dapat berjalan dengan tertib. demikian halnya dengan dunia kerja, dalam bekerja
kita dituntut untuk melakukan segala sesuatunya sesuai dengan aturan main yang
telah ditetapkan. etika hanya dihadirkan dengan tujuan untuk mengatur individu
didalam sebuah perusahaan tentang bagaimana cara bersikap atau berperilaku,
berinteraksi dan melakukan proses kerja dengan pihak-pihak didalam serta diluar
perusahaan dalam membangun budaya kerja dan budaya perusahaan. walaupun
memiliki budaya sendiri dimana budaya ini akan mempengaruhi pengaplikasian dari
etika kerja di perusahaan.
penerapan
etika dalam bekerja yang harus diperhatikan antara lain :
- menerima tamu
- terhadap rekan kerja
- etika berbincang-bincang
- bekerja dan menggunakan waktu
- berpakaian dan berpenampilan
- mengelola dan menggunakan
fasilitas perusahaan
- menghadiri dan megikuti rapat
- menerima telepon
- terhadap pemimpin
- memarkir kendaraan.
Jika
ada Pertanyaan silahkan tanyakan dikolom komentar. terima kasih J

Karena ada kebiasaan
BalasHapusApakah kita harus tetap menjaga etika kita,jika ada orang lain yang sedang mengganggu kita?
BalasHapusiya, karena jika kita beretika hanya pada orang yang baik pada kita berarti cara beretika kita mungkin kurang benar
HapusBu mau tanya penerapan pendidikan tanah kognitif itu maksudnya gimana
BalasHapusmaksudnya kita berbuat baik tidak hanya di sekolah saja tetapi dimanapun kita berada.
Hapusapakah kita harus ber etika baik kepada orang yang tidak suka kepada kita?
BalasHapusYups, jika kita melakukan hal yang sama seperti orang tersebut maka kita juga sama seperti orang tersebut (sama-sama tidak baik). karena orang baik akan berbuat baik kepada sesama manusia tanpa terkecuali
HapusNadya siti
BalasHapusApa etika yang dilakukan disaat untuk harus memiliki rasa keterbukaan?
jika kita ingin memiliki rasa keterbukaan kepada orang lain, yang pertama kita harus mempunyai rasa percaya kepada orang tersebut
HapusBu, Mengapa moral dan etika yang baik sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari?
BalasHapussupaya kita bisa membedakan mana perbuatan yang baik dan mana yang buruk. selain itu dapat menciptakan suasana hidup yang aman dan tentram.
HapusBu,apa bedanya Etika, Moral dan Akhlaq?
BalasHapusetika adalah ilmu, moral adalah ajaran, dan akhlak adalah tingkah laku
HapusApa maksud dari ranah kognitif dan ranah afektif
BalasHapusranah kognitif yaitu perilaku yang menekankan aspek intelektual atau berpikir. sedangkan ranah afektif adalah perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi.
Hapus