Pengertian Remaja
Masa
remaja adalah masa transisi dalam rentang kehidupan manusia, menghubungkan masa
kanak-kanak dan masa dewasa (Santrock, 2003).
Masa
remaja disebut pula sebagai masa penghubung atau masa peralihan antara masa
kanak-kanak dengan masa dewasa. Pada periode ini terjadi perubahan-perubahan
besar dan esensial mengenai kematangan fungsi-fungsi rohaniah dan jasmaniah,
terutama fungsi seksual (Kartono, 1995).
Masa
remaja adalah masa transisi yang ditandai oleh adanya perubahan fisik, emosi
dan psikis. Masa remaja, yakni antara usia 10-19 tahun, adalah suatu periode
masa pematangan organ reproduksi manusia, dan sering disebut masa pubertas.
Masa remaja adalah periode peralihan dari masa anak ke masa dewasa (Widyastuti,
Rahmawati, Purnamaningrum; 2009).
Pubertas
adalah periode dalam rentang perkembangan ketika anak-anak berubah dari mahluk
aseksual menjadi mahluk seksual. Kata pubertas berasal dari kata latin yang
berarti “usia kedewasaan”. Kata ini lebih menunjukkan pada perubahan fisik
daripada perubahan perilaku yang terjadi pada saat individu secara seksual
menjadi matang dan mampu memperbaiki keturunan (Hurlock, 1980).
Pada 1974, WHO (World Health Organization) memberikan definisi
tentang remaja yang lebih bersifat konseptual. Dalam definisi tersebut
dikemukakan tiga kriteria, yaitu biologis, psikologis, dan sosial ekonomi,
sehingga secara lengkap definisi tersebut berbunyi sebagai berikut. Remaja
adalah suatu masa di mana:
1). Individu berkembang dari saat pertama kali ia menunjukkan
tandatanda seksual sekundernya sampai saat ia mencapai kematangan seksual.
2). Individu mengalami perkembangan psikologis dan pola identifikasi
dari kanak-kanak menjadi dewasa.
3). Terjadi peralihan dari ketergantungan sosial-ekonomi yang penuh
kepada keadaan yang relatif lebih mandiri (Muangman dalam Sarwono, 2010).
Dalam
tahapan perkembangan remaja menempati posisi setelah masa anak dan sebelum masa
dewasa. Adanya perubahan besar dalam tahap perkembangan remaja baik perubahan
fisik maupun perubahan psikis (pada perempuan setelah mengalami menarche dan
pada laki-laki setelah mengalami mimpi basah) menyebabkan masa remaja relatif
bergejolak dibandingkan dengan masa perkembangan lainnya. Hal ini menyebabkan
masa remaja menjadi penting untuk diperhatikan.
Batasan
Usia Remaja
Menurut
WHO, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-19 tahun.
Menurut
Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahaun 2014, remaja adalah penduduk
dalam rentang usia 10-18 tahun.
Dan
menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) rentang usia remaja
adalah 10-24 tahun dan belum menikah.
Pada masa ini begitu pesat mengalami pertumbuhan
dan perkembangan baik itu fisik maupun mental. Sehingga dapat dikelompokkan
remaja terbagi dalam tahapan berikut ini
1. Pra Remaja (11 atau 12-13 atau 14 tahun)
Pra
remaja ini mempunyai masa yang sangat pendek, kurang lebih hanya satu tahun;
untuk laki-laki usia 12 atau 13 tahun - 13 atau 14 tahun.
Dikatakan
juga fase ini adalah fase negatif, karena terlihat tingkah laku yang cenderung
negatif. Fase yang sukar untuk hubungan komunikasi antara anak dengan orang
tua. Perkembangan fungsi-fungsi tubuh juga terganggu karena mengalami
perubahan-perubahan termasuk perubahan hormonal yang dapat menyebabkan
perubahan suasana hati yang tak terduga.
Remaja
menunjukkan peningkatan reflektivenes tentang diri mereka yang berubah dan
meningkat berkenaan dengan apa yang orang pikirkan tentang mereka. Seperti
pertanyaan: Apa yang mereka pikirkan tentang aku ? Mengapa mereka
menatapku? Bagaimana tampilan rambut aku? Apakah aku salah satu anak “keren”?
dan lain lain.
2. Remaja Awal (13 atau 14 tahun - 17 tahun)
Pada
fase ini perubahan-perubahan terjadi sangat pesat dan mencapai puncaknya.
Ketidakseimbangan emosional dan ketidakstabilan dalam banyak hal terdapat pada
usia ini. Ia mencari identitas diri karena masa ini, statusnya tidak jelas.
Pola-pola
hubungan sosial mulai berubah. Menyerupai orang dewasa muda, remaja sering
merasa berhak untuk membuat keputusan sendiri. Pada masa perkembangan ini,
pencapaian kemandirian dan identitas sangat menonjol, pemikiran semakin logis,
abstrak dan idealistis dan semakin banyak waktu diluangkan diluar keluarga.
3. Remaja Lanjut (17-20 atau 21 tahun)
Dirinya
ingin menjadi pusat perhatian; ia ingin menonjolkan dirinya; caranya lain
dengan remaja awal. Ia idealis, mempunyai cita-cita tinggi, bersemangat dan
mempunyai energi yang besar. Ia berusaha memantapkana identitas diri, dan ingin
mencapai ketidaktergantungan emosional.
Ada perubahan fisik yang terjadi pada fase remaja yang begitu
cepat, misalnya perubahan pada karakteristik seksual seperti pembesaran buah
dada, perkembangan pinggang untuk anak perempuan sedangkan anak laki-laki
tumbuhnya kumis, jenggot serta perubahan suara yang semakin dalam. Perubahan
mentalpun mengalami perkembangan.
Pada fase ini pencapaian identitas diri sangat menonjol,
pemikiran semakin logis, abstrak, dan idealistis, dan semakin banyak waktu
diluangkan di luar keluarga. Selanjutnya, perkembangan tersebut diatas disebut
fase pubertas (puberty) yaitu suatu periode dimana kematangan kerangka atau
fisik tubuh seperti proporsi tubuh, berat dan tinggi badan mengalami perubahan
serta kematanagan fungsi seksual yang terjadi secara pesat terutama pada awal
masa remaja.
Akan tetapi, pubertas bukanlah peristiwa tunggal yang tiba-tiba
terjadi. Pubertas adalah bagian dari suatu proses yang terjadi berangsur-angsur
(gradual). Pada fase ini kita banyak melihat fenomena remaja yang duduk-duduk
berjam-jam didepan kaca untuk penampilan yang sempurna untuk meyakinkan bahwa
dirinya menarik. Terkadang juga remaja berpenampilan yang aneh-aneh supaya
mendapat perhatian dan diakui keberadaannya. Misalnya, tentang model rambut,
model baju, model assesoris yang selalu mengikuti perkembangan jaman dan
tingkah laku lain yang kadang kita anggap tidak sewajarnya dan lain sebagainya.
Selanjutnya, fase remaja didahului oleh timbulnya harga diri
yang kuat, ekspresi kegirangan, keberanian yang berlebihan. Karena itu mereka
yang berada pada fase ini cenderung membuat keributan, kegaduhan yang sering
mengganggu. Tendens untuk berada dalam suasana ribut dan berlebihan yang
bersifat fisik, lebih banyak terdapat pada anak laki-laki.
Tugas Perkembangan Remaja
1)
Mencapai hubungan baru dan
yang lebih matang dengan teman sebaya baik pria maupun wanita.
2)
Mencapai peran sosial pria,
dan wanita.
3)
Menerima keadaan fisiknya dan
menggunakan tubuhnya secara efektif.
4)
Mengharapkan dan mencapai
perilaku sosial yang bertanggung jawab.
5)
Mencapai kemandirian
emosional dari orang tua dan orang-orang dewasa lainnya.
6)
Mempersiapkan karir ekonomi.
7)
Mempersiapkan perkawinan dan
keluarga.
8)
Memperoleh perangkat nilai
dan sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi.
Dalam
masa remaja, penampilan anak berubah, sebagai hasil peristiwa pubertas yang
hormonal, mereka mengambil bentuk tubuh orang dewasa. Pikiran mereka juga
berubah; mereka lebih dapat berpikir secara abstrak dan hipotesis. Perasaan
mereka berubah terhadap hampir segala hal. Semua bidang cakupan perkembangan
sebagai seorang remaja menghadapi tugas utama mereka: membangun identitas
–termasuk identitas seksual- yang akan terus mereka bawa sampai masa dewasa
(Papalia, Old, & Feldman; 2008).

Nadya Pratma TriWulandari 10 Otkp 1
BalasHapusMasa remaja adalah masa transisi dalam rentang kehidupan, menghubungkan masa kanak kanak dan remaja.
HapusRafika ayu putri 10 Otkp 1
BalasHapusUlil farkhiyah , X Otkp 2
BalasHapusSisca Amanda Yuanita, x otkp3
BalasHapusHanifah nur aini X MM 3
BalasHapusPuanditha Agtyas Israhmanto X MM 3
BalasHapusDita nur septiana 10 OTKP 1
BalasHapusNanda aulia putri 10 otkp 3
BalasHapusSyafana Azelita Putri 10 OTKP 3
BalasHapusAnnur fardah hidayatul wahid 10 OTKP 1
BalasHapusAchmad iqbal saputra X multimedia 3
BalasHapusCindy Dwi Suryani
BalasHapusX OTKP 3
Eva Aulia Haqqi
BalasHapusX MM 3
Shinta Afifah R. 10,OTKP3
BalasHapusMoch Zidan
BalasHapusX,mm 3
Roki mahendra a.
BalasHapusX mm 3
Nadiva Aulia Safitri
BalasHapusX OTKP 1
Moch Rafi Ariyanto X MM 3
BalasHapusNIKEN NUR FADILLAH
BalasHapusX.OTKP 1
Pengertian remaja
Masa remaja adalah masa transisi atau pertumbuhan ke remaja menghubungkan masa kanak-kanak dan masa dewasa.
Masa remaja disebut pula sebagai masa perhubunhan atau masa peralihan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa.pada periode ini terjadi perubahan-perubahan besar dan esensi mengenai mengenal kematangan fungsi-fungsu rohaniah dan jasmaniah terutama fungsi seksual.
Masa remaja adalah masa transisi yang ditandai oleh adanya perubahan fisik,emosi,psikis dan tingkah laku,masa remaja yakni anatara usia 10tahun-19 tahun adalah suatua periode masa pematangan oegan reporduksi manusia san sering disebut masa pubertas masa remaja adalah periode peralihan dan masa anak ke masa dewasa.
Nama : Imelda Rahmania Putri
BalasHapusKelas : 10 OTKP 1
Pengertian remaja
Masa remaja adalah masa transisi atau pertumbuhan ke remaja menghubungkan masa kanak-kanak dan masa dewasa.
Yunita Aurelly Eka Arifianti
BalasHapusKls X OTKP 1
Pengertian remaja
BalasHapusMasa remaja adalah masa transisi/pertumbuhan ke remaja menghubungkan masa kanak-kanak dan masa dewasa.
Andhika Exa nugraha X AKL 1
BalasHapusNadine Gita latansa X / akl 2
BalasHapusDevi Agustya Sari X/AKL 1
BalasHapusPutri Anugrah X AKL 1
BalasHapusDevi assitalia x ak 1
BalasHapusNur Alifah Febriyanti X AKL 1
BalasHapusNur Fadhila
BalasHapusX AKL 1
DIAN WAHYU SUSANTI X AKL 1
BalasHapusSEPTIANA NUR RAHNAWATI X AKL 1
BalasHapusWANDA GALUH SAFITRI
BalasHapusX AKL 1
Artika Aulia putri
BalasHapusX-AKL1
Nadia Dwi Putri
BalasHapusUlfa Nurhayanti
BalasHapus10 AKL 1
Nadia Dwi Putri X AKL 1
BalasHapusIZZAH KHUSNIYATIN all 2
BalasHapusGiyanti Apriona
BalasHapusX / AKL-2
IZZAH KHUSNIYATIN akl 2
BalasHapusBerliana Maudy Aprilia X-AK 2
BalasHapusFania salsabillah 10 akl 2
BalasHapusKhoirotun Nisa'ul Adha
BalasHapusX AKL 1
Risma Nur Kholidah
BalasHapusX AKL 2
FANISHA AURA SABRINA
BalasHapusX AKL 1
QORIATURRIFAH
BalasHapusX AKL 2
Nur Hida Rahmadani
BalasHapusX AKL 1
Angelia Putri Arifianti
BalasHapusX AKL 1
Cinta amelliana riska
BalasHapusX AKL 1
PINGKI TARITA SARI
BalasHapusX AKL 2
PINGKI TARITA SARI
BalasHapusX AKL 2
Elia rahmawati 10 akl 1/14
BalasHapusRudi raharjo Xmm1
BalasHapusAyunda Achya Novyamari X AKL 2/ 04
BalasHapusEka putra pratama X MM 2/09
BalasHapusBerlian Bagus Saputra X OTKP 2/06
BalasHapus